Posted by: belajar | 9 July 2010

Near Death Exprience

Oleh: Komaruddin Hidayat*

Dalam kajian psikologi dikenal istilah NDE (Near Death Exprience), yaitu pengalaman orang mendekati kematian, atau lebih tepat pengalaman mati suri. Peristiwa ini ada yang mengistilahkan NDS (Near Death Survival). Yaitu mereka yang menurut dokter telah dinyatakan mati, tetapi ternyata hidup dan sadar kembali. Telah banyak buku yang membahas seputar mati suri ini. Namun mungkin sekali masih lebih banyak orang yang pernah mengalami tapi tidak terbukukan.

Berdasarkan bacaan dan dialog dengan mereka yang pernah mengalami NDE, apa yang mereka ceritakan memperkuat ajaran kitab suci bahwa kematian itu adalah pisahnya ruh dengan jasad, namun ruh tidak mati melainkan memasuki dunia baru. Berkaitan dengan fenomena mati suri ada juga peristiwa OBE (Out of Body Experience), yaitu ruh keluar dari badan dan kemudian masuk lagi ke tubuh semula tanpa didahului peristiwa sakit.

Baik pengalaman NDE maupun OBE menarik sekali direnungkan sebagai bahan pembelajaran bagaimana sebaiknya memandang kematian. Him­punan cerita seputar NDE dan OBE tentu saja su­lit dibahas dan dibuktikan secara ilmiah. Jadi, cerita-cerita NDE itu sangat berguna sepanjang menjadikan hidup lebih baik dan tidak bersebe­rangan dengan ajaran dasar agama yang diyakini.

Di antara cerita mereka yang sangat sejalan dengan Al-Qurán adalah bahwa ketika ruh lepas dari badan, ibarat disket computer, ruh itu berisi rekaman perilaku hidupnya dan masing-masing jiwa akan diperlihatkan raport berisi seluruh rekaman amalnya, baik maupun buruk. Berbagai perilaku yang sudah terlupakan, ketika mengalami mati suri semuanya muncul kembali begitu jelas. Jika yang dominan adalah kebajikan maka perjalanan ruhnya memperoleh kenikmatan dan ketenteraman yang luar biasa, yang tidak bisa dilukiskan dengan kata-kata. Sebaliknya, jika yang dominan berupa kejahatan, ruhnya merasakan kepedihan yang amat sangat. Logikanya mirip peristiwa mimpi, yaitu ada mimpi indah dan ada mimpi yang menyiksa.

Cerita lain yang popular, mereka bertemu teman-teman lama yang lebih dahulu meninggal, serasa reuni indah dalam sebuah perkampungan yang amat damai. Tetapi sebaliknya, mereka yang semasa hidupnya banyak menyakiti orang, jiwanya sangat sengsara, ada yang merasa terbuang di hutan yang lebat, penuh binatang buas, dan suasananya serba mengerikan, tak bisa diungkapkan dengan kata-kata.

Sekali lagi, cerita-cerita itu memang sangat personal dan secara ilmiah sulit dipertanggungjawabkan. Mirip orang yang mengalami peristiwa aneh sewaktu ibadah haji. Tetapi yang menarik, secara psikologis dampaknya sangat besar bagi yang pernah mengalaminya. Bagi yang mengalami keindahan dan kedamaian hidup di alam ruhani setelah ruh berpisah dari badan, mereka menyesal mengapa hidup lagi ke dunia karena kehidupan di sana jauh lebih indah, tak bisa dibandingkan dengan semua kenikmatan yang pernah dirasakan di dunia. Sebaliknya, mereka yang merasa timbangan dosanya lebih berat dan merasakan pengalaman yang mengerikan, sangat gembira bisa kembali ke dunia untuk menebus dosa-dosanya dengan memperbanyak amal kebajikan.

Mereka yang pernah mengalami mati suri, pandangannya terhadap hidup berubah total. Yang selama ini sudah cukup baik lalu ingin melipatgandakan kebaikannya karena sudah melihat ganjaran yang akan terjadi di akhirat. Bagi yang melihat timbangan dosanya lebih berat, lalu berusaha secara konsisten untuk taubat memperbaiki rapor hidupnya.

Mereka yang pernah mengalami mati suri, umumnya hidup ini dijalaninya dengan enteng dan kematian menjadi hal yang tidak ditakuti sama sekali, bahkan dirindukan. Kematian adalah proses metamorfosis untuk menaiki jenjang kehidupan yang lebih tinggi untuk mereguk nikmat dan anugerah Tuhan yang jauh lebih membahagiakan katimbang apa yang didapatkan di muka bumi.

Adapun pengalaman out of body ceritanya agak berbeda. Beberapa teman bercerita, dia merasa jalan-jalan di rumah, namun melihat tubuhnya tidur di kamar. Ada lagi teman yang tengah dirawat di rumah sakit, di saat menjalani operasi, ruhnya keluar dari tubuhnya. Dia melihat apa saja yang dilakukan dokter dan mendengar pembicaraan mereka. Ketika siuman, dia ceritakan pengalamannya. Dokter terheran-heran karena apa yang dibicarakan memang benar adanya.

Dari sekian cerita NDE, ada beberapa hikmah yang sangat mengesankan. Pertama, ketika ruh keluar dari jasad dan dinyatakan meninggal, yang paling menggembirakan adalah ketika keluarganya, terutama anak-anak kandungnya, bersikap ikhlas dan melepaskan dengan doa. Ibarat mengendarai balon yang hendak terbang ke atas, perjalanan ruh menjadi enteng kalau keluarganya mengantarkan dengan doa, memaafkan dosa-dosanya dan ikhlas melepaskannya, karena sesungguhnya mati tak ubahnya meneruskan perjalanan pulang mudik ke kampung Ilahi.

Kedua, kekayaan duniawi itu terlihat jelas hanya sebatas sarana yang mestinya dibelanjakan untuk tujuan yang mulia. Kekayaan itu ibarat tubuh yang memiliki kehidupan pada dirinya tanpa adanya ruh. Agar kekayaan jadi hidup, harus ada yang menghidupkan dari luar yang derajatnya lebih tinggi. Yaitu niat dan amal kebajikan untuk menolong sesama hamba Tuhan.

Jadi sesungguhnya agenda hidup yang selalu menarik adalah acara “pulang”, entah pulang ke rumah, pulang mudik, pulang ketemu orangtua dan keluarga, entah pulang dari belanja atau rekreasi. Sebelum pulang ke kampung akhirat, orang muslim sangat bergairah ketika berkunjung ke baitullah di Makkah, untuk berhaji maupun umrah. Semoga ketika malaikat Izrail menjemput kita pulang kampung ilahi, kita bergairah karena rindu pada Allah dan rindu berjumpa Rasulullah serta komunitas orang-orang yang shalih.

* Penulis adalah pengarang buku “Psikologi Kematian”, Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan Alumni ESQ Eksekutif Angkatan 20. Tulisan ini pernah dimuat di Majalah Nebula (eks. ESQ Magazine) edisi cetak No. 15/Tahun II/2006


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: